Duan Wu Jie (Peh Cun)

Peh Cun atau hari raya Twan Yang (Duan Wu) dirayakan pada tanggal 5 bulan 5 dalam penanggalan Tionghoa. Perayaan ini merupakan ritual masyarakat Tionghoa untuk mengucap syukur yang dilakukan pada saat musim kemarau. Di negeri Cina sendiri, perayaan ini telah dilaksanakan sejak ribuan tahun yang lalu. Peh Cun berasal dari kata Peh yang berarti dayung (merengkuh dayung) dan Cun yang berarti perahu. Sehingga Peh Cun dapat diartikan sebagai hari raya merengkuh atau mendayung perahu.

Sejarah dan Asal-Usul

Menurut legenda yang diceritakan turun-temurun dalam masyarakat Tionghoa, terdapat dua kisah asal-usul festival ini. Yang pertama adalah peringatan atas kematian seorang menteri dari negeri Chu bernama Qu Yuan dan yang kedua berasal dari tradisi penghormatan suku kuno Yue di Cina Selatan.Menurut kisah yang pertama, konon Qu Yuan adalah seorang menteri besar yang bijaksana dan sukses dari negeri Chu. Kesuksesannya membuat iri banyak menteri, terutama mereka yang tidak setia kepada negeri Chu. Melalui perbuatan licik dan fitnah, Qu Yuan dijatuhi hukuman dibuang dan diasingkan ke daerah danau Tong Ting, dekat sungai Miluo. Dalam pengasingannya, Ia mengalami depresi dan cemas terhadap masa depan negeri Chu, kemudian bunuh diri dengan melompat ke sungai Miluo

Ia menceburkan diri ke sungai saat musim kemarau, tepat pada tanggal 5 bulan 5 penanggalan Tionghoa. Rakyat yang mencintainya pun sedih dan berusaha mencari jenazah sang menteri. Karena pencarian mereka sia-sia, mereka pun hanya melemparkan nasi dan makanan lain ke dalam sungai agar ikan dan udang tidak memakan jenazah sang menteri. Namun, ternyata di sungai tersebut tinggal pula seekor naga yang segera menghabiskan makanan yang telah dibuang ke sungai. Untuk mencegah makanan tersebut dimakan naga, mereka lalu membungkus makanan dengan daun bambu (bacang). Banyaknya orang yang bolak-balik mencari jenazah sang menteri inilah yang menjadi cikal bakal perlombaan perahu naga atau perayaan Peh Cun setiap tahunnya.
Menurut kisah yang kedua, perayaan sejenis Peh Cun ini sebelumnya telah dirayakan oleh suku Yue di bagian selatan negeri Cina pada zaman Dinasti Qin dan Dinasti Han. Perayaan yang dilakukan tersebut merupakan suatu bentuk peringatan dan penghormatan kepada nenek moyang mereka. Setelah terasimilasi secara budaya dengan suku Han yang mayoritas, perayaan ini kemudian berubah dan berkembang menjadi perayaan Peh Cun

Peh Cun Tahun ini di Tangerang

Acara pemandian perahu Peh CunPeh Cun pada tahun ini tepatnya pada tanggal 8 Juni 2008, untuk acara di Tangerang ada beberapa tempat yang difokuskan untuk perayaan Peh Cun tersebut. Pusat perayaan di adakan di Pendopo Empe Pecun yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol Eretan karawaci Tangerang, di sana biasanya diadakan ritual pemandian Perahu yang konon katanya perahu yang digunakan untuk lomba, perahu tersebut akan dimandikan tepat jam 00.00 wib. sebelum ritual tersebut umat berduyung-duyung berdatangan untuk berdoa dan menyaksikan acara Seni tari Naga dan Barongsai serta mendengarkan alunan musik gambang keromong. acara tersebut biasanya digemari oleh warga Tangerang.

Acara perayaan yang kedua di adakan pula di Vihara Nimmala Tangerang, yaitu lomba mendirikan telur ayam tepat jam 12.00, dimana menurut kepercayaan telur ayam bisa berdiri tegak tepat pada saat jam 12.00 wib, dan moment ini digunakan oleh vihara Nimmala untuk dilombakan, dan hal ini sudah tercatat di musium rekor MURI.

Iklan

Satu pemikiran pada “Duan Wu Jie (Peh Cun)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s